|
Jun 12
2011
|
Ujian Akan Lebih Berhasil Kalau Kita Waspadai 8 Hal iniPosted by: Pemimpin Redaksi in Info Mahasiswa on Jun 12, 2011 Tagged in: Mahasiswa
|
Shortlink: http://bit.ly/mGMj0p
Terkadang kegagalan ujian bukan disebabkan oleh kurangnya persiapan, tapi disebabkan oleh hal-hal yang terjadi di luar dugaan. Ini adalah contoh beberapa hal yang langganan ditemui yang berisiko menghambat kesuksesan ujian kita.
1. Tak sesuai aturan Berpakaian
Ujian pakai jeans robek, kaos atau atasan yang tak berkerah, mengandalkan almamater dan jaket, berangkat tergesa-gesa setelah sadar ternyata pakai sendal dll bisa berakibat fatal. Disuruh keluar bikin surat keterangan atau bahkan disuruh pulang untuk ganti pakaian. Saat boleh lanjut ujian waktu terlanjur banyak terbuang, lebih rugi lagi kalau ternyata hanya gara-gara pakaian malah nggak boleh ikut ujian, Cilaka kan?
Peraturan berpakaian saat ujian bisa dilihat di posting ini --> http://bit.ly/lBBbGa
2. Tak Bisa Ikut Ujian Gara-gara "jatah" Absensi habis
Jarang ngecek absensi bisa berakibat kurang mengenakkan. Aturan yang ditetapkan memang sudah jelas "Absen lebih dari 3x, mahasiswa dilarang ikut ujian".
Masalahnya, setiap orang bisa lupa atau lalai sudah berapa kali absensinya, datang tapi lupa absen baik saat kuliah normal maupun saat pengganti. Untuk berjaga-jaga ada baiknya kita sering mengecek kondisi absensi kita di SIMAK maupun Sekretariat prodi.
3. Salah Baca Jadwal
Tidak sedikit mahasiswa, yang saat ujian justru salah membaca jadwal, entah itu salah hari ataupun salah jam ujian. Ketelitian untuk hal kecil seperti ini pun turut menjadi faktor penentu, sukses tidaknya seseorang dalam menghadapi ujian.
4. "Senjata" Tidak Lengkap
Memang, dalam ujian aturan yang ditetapkan adalah tidak boleh saling meminjamkan alat tulis. Lupa bawa KTM, Ballpoint macet, nggak bawa penggaris, lupa bawa kalkulator, dll adalah masalah yang bisa saja terjadi dan sering kali ditemui.
Ada juga pengawas yang longgar dan bisa memaklumi hal itu, namun saat kita mendapat pengawas yang ketat/strict, yang tak segan mencatat nama kita ke berita acara hanya karna meminjam kelengkapan ujian ke teman. Jadi,tak ada salahnya kita mempersiapkan "senjata selengkap mungkin agar tak perlu pinjam ke peserta lain.
5. Bangun Kesiangan & Datang Terlambat
Terlambat lebih dari 20 menit ke ruang ujian, peserta dianggap mengundurkan diri setidaknya itulah aturan yang ditetapkan pada ujian kali ini. BEM KM IMTelkom melalui akun twitternya di @BEMKMIMT pun sampai mewanti-wanti agar kita tak datang terlambat.
Antisipasi hal di luar kendali kita.Kemacetan, ban bocor, dan hal lain nya perlu diperhatikan. Karena itu bisa jadi faktor X biang keladi keterlambatan. Datang mepet bukan pilihan bijak saat ujian, karena terlambat bisa saja terjadi tanpa kita niatkan.
6. Materi Yang Dosen Ajarkan Tak Keluar?
Nah, hal satu ini juga perlu kita waspadai. Kadang soal dibuat oleh TIM DOSEN, bukan hanya oleh dosen kita yang mengajar di kelas. Dosen senior, berpengalaman biasanya mendapat porsi lebih dalam pembuatan soal.
Cara mengakalinya? Belajarlah juga materi yang diajarkan dosen dari kelas lain, belajar bareng temen dari kelas lain, belajar dari soal tahun lalu yang biasa tersedia di berbagai tempat fotokopi di sekitar kampus, tanya kakak kelas, atau ikutlah kegiatan belajar bersama seperti GEC (Gamus Education Centre) atau Tutorial class yang diadakan masing-masing BEM Fakultas.
7. Salah Menerka Sifat Ujian
Menurut kebiasaan, sifat ujian di IMTelkom ada 3 jenis yaitu,
1. Close Book = Benar-benar tidak boleh buka buku, soft copy, atau bahan lain.
2. Open Book = Boleh buka buku, catatan, dan sumber lain
3. Open Cheat Sheet = Boleh buka *cheat sheet (* satu lembar kertas bolak-balik yang boleh disiapkan oleh mahasiswa untuk tambahan "senjata" saat menghadapi ujian biasanya berisi rumus, langkah-langkah pengerjaan, dan catatan kecil lainnya)
Kenalilah dengan baik trend ujian dari mata kuliah yang bersangkutan, menjelang ujian sering kali ada isu-isu yang beredar yang tak sesuai dengan kenyataan. Saat disangka close book ternyata open book atau sebaliknya. Tak tau kalau mata kuliah tertentu boleh bawa cheat sheet juga akan sangat merugikan kita.
8. Langsung Dapat E Karena Ketauan/Disangka Mencontek Saat Ujian
Risiko Mencontek = E. Memang itulah aturan yang berlaku di IMTelkom, jalan satu satunya? Diulang saat semester/ Semester Pendek berikutnya ( Bila mata kuliah semester genap diulang saat genap, dan jika termasuk mata kuliah ganjil diulang saat semester ganjil).
Karena itu, mencontek atau melakukan gerak-gerik mencurigakan saat ujian ( yang berisiko disangka terlibat) adalah sesuatu hal yang sangat tidak disarankan.
Sekian sharingnya, semoga bermanfaat ya...
Sukses Ujiannya ya, Teman! :D

written by Dian Retno Setyorini, June 15, 2011
ud telat stngh jam lebih, bner2 blm siap pula.
memberanikan diri ke sekse sambil ga kuat nahan nangis minta susulan, jelasin dgn jujur kalo macet n rumah jauh.
sekre bilang tulis aja dl di form pengajuan, trus di acc ato ngga trgantung pak yusuf.
brusaha temuin pak yusuf susah amirrr, mw ktmu bntar doang pdhal, dr pagi dsruh tunggu ampe sore (heloo..geje gua nunggu, rumah jauh, g mungkin pulang dulu)
dan setelah ketemu pak yusuf ngeyakinin minta acc (krn ketakutan g disetujuin krn alasan bukan sakit di opname ato kluarga meninggal)
cape nunggu..
geje..
kering..
begitu ketemu bilangnya "ajuin aja ke sekre, disetujui ato ngga gimana sekre aja"
yg bner yg mana sih ?
kata sekre "k pak yusuf, tergantung pak yusuf"
kt pak yusuf "ke sekre, terngantung sekre"
ribeddd dahhh...
(resiko jujur, g pake surat palsu dr rs sih, tp jd sulit)
tp akhirnya bisa jg ikut uas susulan
ga lagi2 dah mau telat gitu...
