Students Blog

Students Blog adalah media jurnalisme warga (Citizen Journalism) bagi mahasiswa, alumni, dan dosen Institut Manajemen Telkom.

Oct 12
2011

Kutitipkan dia padaMu :)

Posted by: jurnalistik_embun in Blog

Tagged in: Mahasiswa

jurnalistik_embun

Malam menunjukkan pukul 22.17 WIB. Sudah 1 jam lebih tak kunjung ada balasan darinya. Hampir tiap menit kulihat layar ponselku, lagi-lagi kosong. Tulisan “1 new message from Arino Mahardika” tak kunjung datang. Hmm.. ini merupakan malam kesekian kalinya aku menantikan balasan demi balasan dari pesan singkat kami berdua. Tak ada yang special dari pesan singkat itu, tapi mengapa detak jantungku begitu kencang jika ringtone ponselku berdering?

 

Bukan hanya pada malam itu saja jantungku berdetak kencang, melainkan setiap nama Arino Mahardika muncul di layar ponselku. Padahal, kalau dipikir tidak ada alasan untuk jantungku berdetak kencang, karena isi pesan singkat kami adalah tukar pikiran mengenai organisasi, baik organisasi yang dibina Arino ataupun aku.

 

Sudah 1 tahun belakangan ini, aku dan Arino saling komunikasi, baik melalui dunia nyata maupun maya. Sebenarnya Arino adalah teman dalam satu organisasi. Dulu, semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang special, bukan saja karena kami tidak begitu dekat tapi juga karena tidak adanya rasa lebih dari sekedar teman satu organisasi. Tapi semua itu berubah, ketika Arino menyapaku dalam dunia maya. Kami pun ngobrol ngalor-ngidul dari yang penting sampai tidak penting yang menimbulkan tawa lepas diantara kami. Tak cukup hanya obrolan dalam dunia maya, Arino pun kembali menyapaku pada pesan singkat. Dan bermula dari obrolan itulah timbul sesuatu yang berbeda diantara kami.

 

Mungkin kami sadar, tapi kami berusaha untuk menganggap semuanya biasa saja. Kami menganggap semua yang terjadi adalah skenario dari Allah. Kalau toh ini semua awal dari kami untuk merajut cinta yang suci, maka akan kami rajut cinta ini dengan ridho Allah dan ridho orangtua. Tapi, jikalau sesuatu yang berbeda ini tidak menghasilkan apa-apa maka insyaAllah kami akan ikhlas. Meskipun ikhlas bukan berarti tidak menyesakkan dada. Tapi kami percaya, bahwa Allah itu Maha Adil.

 

Arino pernah bilang:

 

“Mungkin sebenarnya kita saling tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi diantara kita. Tapi sepertinya untuk sekarang berpura-pura untuk tidak tahu, itu lebih baik. Karena dengan begitu pikiran aku tidak fokus kepada kamu dan kamu pun tidak fokus dengan aku. Kynan, bukan hanya kamu yang merasakan ada sesuatu yang ‘aneh’, tapi aku juga. Bukannya aku tidak mau untuk melangkah lebih jauh, tapi berikan aku waktu untuk mengasah kemampuanku. Izinkan aku untuk lebih mengenal Dia yang telah menciptakan aku. Izinkan aku untuk lebih mendalami bagaimana memperlakukan seorang wanita dengan benar dan baik sesuai syariat agama. Kynan, teruslah berjuang untuk cita-citamu, buktikkan kepada orangtua kita sebagaimana yang orangtua kita harapkan. Jika aku adalah pemilik tulang rusukmu, InsyaAllah aku datang dan meminta restu dari Bunda dan Abimu”. :)

 

Benar apa yang dikatakan Arino. Terlalu dini jika kami melangkah lebih jauh sekarang. Sekarang yang perlu dipikirkan adalah bagaimana meningkatkan kualitas untuk pasangan masing-masing kelak :)

 

Sekarang, biarkan semua berjalan apa adanya. Ketika rasa deg-degan itu hadir, berdzikirlah :)

 

Ya Allah… Bimbinglah hati kami. Jagalah hati kami sampai waktu yang Kau ridhoi itu datang. Berikan kami waktu untuk mengepakkan sayap masing-masing. Dan… Kutitipkan Dia padaMu :)

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy